Minggu, 10 Oktober 2010

DASAR-DASAR PEMROSESAN KOMPUTER

I. ARSITEKTUR KOMPUTER

Komputer dengan tujuan umum memiliki tipe komponen yang sama, yaitu :

- Prosesor

- Memori

- Penyimpanan sekunder

- Perangkat Input

- Perangkat Output




Mesin pemroses lebih dikenal dengan CPU, mikroprosesor atau prosesor. Prosesor adalah komponen yang berupa chip. Chip adalah sekeping silicon berukuran bebrapa millimeter persegi yang mengandung puluhan ribu transistor dan komponen elektronik yang lain.

Penyimpanan Primer

Ukuran kapasitas penyimpanan primer :

Satuan

Ekivalen

Keterangan

Byte

8 bit

Untuk menyimpan sebuah karakter pada sistem ASCII atau EBCDIC

Kilobyte

1024 byte

Awal PC hanya memiliki memori 640 byte

Megabyte

1024 KB

Memori PC pd saat ini berkisar antara 64 – 256 Megabyte

Gigabyte

1024 MB

Ukuran hard disk yang digunakan berkisar antara 20 – 40 gigabyte

Terabyte

1024 GB

Database yang sangat besar

Pentabyte

1024 TB

Penggunaan di masa datang

Bentuk Penyimpanan Sekunder :

· RAM (Random Access Memory), jenis penyimpanan primer yang mudah hilang (volatile) karena data akan hilang jika listrik padam.

· ROM (Read Only Memory), jenis penyimpanan sekunder yang bersifat non-volatile karena data disimpan secara permanent dan jika listrik padam data tidak akan hilang

· Cache Memory, merupakan RAM khusus yang bekerja sangat cepat dan digunakan untuk membantu RAM biasa dalam proses data.

B. PERALATAN INPUT

1. KEYBOARD

Unit input yang paling popular, dimana pengguna memasukan data dengan menekan tombol-tombol yang tepat.

2. ALAT PENUNJUK

· Mouse

· Trackball

· Touch Screen

· Light Pen

· Unit Remote Control

3. ALAT INPUT OTOMATIS DATA SUMBER

· Alat Pembaca Optis, alat input yang membaca data dengan menyinari suatu sinar terang di atas data dan kemudian menangkap citra yang terpantul pada matriks sel-sel photoelectric. Contoh : Scanner, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader)

· Alat Pembaca Magnetis, alat pembaca yang menggunakan tinta khusus yang berisi zat yang dapat diberi muatan magnet. Contoh : MICR (Magnetic Ink Character Recognition).

4. ALAT INPUT PENGENAL SUARA

Unit pengenal suara (speech recognition unit)

· Mikropon

· Automatic Speech Recognation (ASR)

· Touchtone

5. ALAT INPUT VIDEO

Video Camera recorder atau Camcoder

6. ALAT INPUT PENERIMA GERAK

· Headset

· Glove

· Walker

C. PENYIMPANAN SEKUNDER

· Pita Magnetik : Reel Tape dan Tape Cartridge

· Hard Disk : Removable dan Non removable

· Floppy Disk

· Piringan Optik : CD, DVD

· USB Flash Disk

· Smart Card

· Kartu memori

D. PERALATAN OUTPUT

Dibagi menjadi dua, yaitu :

1. Softcopy, terdiri dari dua jenis :

· Monitor : CRT dan Layar Datar (LCD, EL, Plasma)

· Audio

2. Hardcopy, terdiri dari :

· Printer : Impact, Thermal, Inkjet, Laser, Multifungsi

· Plotter : Pena, Electrostatis, Thermal, Pemotong, Format Le bar

· Computer Output Microfilm (COM)


II. SOFTWARE

Perangkat lunak terbagi menjadi dua, yaitu :

A. Perangkat Lunak Sistem

· Perangkat lunak yang melaksanakan tuga-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakai computer.

· Ada tiga jenis dasar perangkat lunak sistem :

§ Sistem Operasi, berfungsi sebagai interface antara pemakai, perangkat lunak yang memproses data perusahaan dan perangkat keras. Contoh : Windows XP, DOS, UNIX

Ada enam fungsi dasar sistem operasi :

1. Menjadwalkan Tugas

2. Mengelola sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak

3. Menjaga keamanan sistem

4. Memungkinkan pembagian sumber daya untuk beberapa pemakai

5. Menangani Interrupt

6. Menyiapkan catatan pemakaian

§ Program Utility, suatu routine yang memungkinkan pemakai untuk melaksanakan operasi pemrosesan data dasar tertentu yang tidak unik pada satu aplikasi pemakai tertentu.

§ Penerjemah Bahasa Komputer

- Bahasa Generasi Pertama, Bahasa Mesin (machine language)

- Bahasa Generasi Kedua, Assembler

- Bahasa Generasi Ketiga, Compiler dan Interpreter

- Bahasa Generasi Keempat, Bahasa Alamiah 4GL, memungkinkan programmer atau pemakai menginstruksikan computer apa dan bagaimana operasi tersebut dilakukan. Di Bawah ini yang termasuk kedalam generasi bahasa keempat :

1. Database Query Language

2. Modelling Language, khusus dirancang untuk pembuatan model matematika. Contoh : GPSS

3. Very High Level Language : PASCAL, APL

4. Graph Generators : paket grafik

5. Report Writer : COBOL, RPG

6. Aplication Generators : program aplikasi pembayaran gaji

B. Perangkat Lunak Aplikasi

1. Pemrograman Sendiri

Perusahaan menempatkan spesial informasi untuk melakukan tugas merancang sistem berbasis computer yang memenuhi kebutuhan unit perusahaan.

2. Paket Jadi

Ada empat kelompok besar :

§ Paket Aplikasi Bisnis Umum

§ Paket Aplikasi Khusus Industri

§ Paket Aplikasi Peningkatan Produktivitas Organisasi

§ Paket Peningkatan Produktivitas Perorangan

III. PERANAN PERALATAN INPUT DAN OUTPUT SERTA SOFTWARE DALAM PEMECAHAN MASALAH

Keseluruhan komponen perangkat input, output dan software dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam pemecahan masalah. Semuanya saling behubungan dan mendukung kegiatan satu dengan yang lainnya. Perangkat input dan output berperan dalam proses penyelesaian masalah dalam hal perangkat keras, sedangkan perangkat lunak, baik sistem maupun aplikasi membantu para manajer untuk meningkatkan produktivitas organisasi dan perorangan, dengan menyederhanakan penciptaan dan transmisi data.




Sumber: http://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&cd=1&ved=0CBUQFjAA&url=http%3A%2F%2Fdharmayanti.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F14056%2FArsitektur_komputer.doc&rct=j&q=DASAR-DASAR%20PEMROSESAN%20KOMPUTER&ei=OpWxTP_jHszXcZbrjfUL&usg=AFQjCNG_K5qxwBfdQdenjsP_y-quHAw7Ng&cad=rja

Senin, 12 April 2010

Laporan Neraca Bulanan Tahun 2005 (audited)
Periode 31 Desember 2005

(dalam ribuan rupiah)


No. Pos-pos
Jumlah

AKTIVA

1 Kas
94,072,624
2 Penempatan pada Bank Indonesia
1,689,025,713
3 Giro pada bank lain
93,483,471
4 Penempatan pada bank lain
76,320,000
5 Investasi dalam surat-surat berharga
366,424,973
6 Piutang
-

a. Piutang Murabahah
3,963,775,403

b. Piutang Istishna
56,115,121

c. Piutang Lainnya
-
7 Pembiayaan Mudharabah
492,651,677
8 Pembiayaan Musyarakah
1,206,011,780
9 Pinjaman Qardh
71,821,548
10 Penyaluran Dana Investasi Terikat
-
11 Penyisihan Kerugian Penghapusbukuan Aktiva Produktif
(132,253,796)
12 Persediaan
-
13 Tagihan dan Akseptasi
-
14 Ijarah
57,054,622
15 Aktiva Istishna Dalam Penyelesaian
-
16 Penyertaan Pada Entitas Lain
-
17 Aktiva Tetap dan Akumulasi Penyusutan
-

a. Aktiva Tetap
218,195,200

b. Akumulasi penyusutan -/-
(94,865,520)
18 Piutang Pendapatan Bagi hasil
-
19 Piutang Pendapatan Ijarah
168,192
20 Aktiva lainnya
114,964,272

TOTAL AKTIVA
8,272,965,280





KEWAJIBAN, INVESTASI TIDAK TERIKAT DAN EKUITAS


KEWAJIBAN

1 Kewajiban Segera
108,546,290
2 Bagi Hasil Yang Belum Dibagikan
30,345,849
3 Simpanan
1,261,474,531
4 Simpanan dari Bank Lain
8,636,109
5 Hutang
-
6 Kewajiban Lain-Lain
52,773,511
7 Kewajiban Akseptasi
-
8 Kewajiban Dana Investasi Terikat
-
9 Hutang Pajak
-
10 Estimasi kerugian Komitment dan Kontjensi
6,363,059
11 Pinjaman yang Diterima
-
12 Pinjaman Subordinasi
32,000,000
13 INVESTASI TIDAK TERIKAT
-

a. Investasi tidak terikat dari bukan bank
-

1. Tabungan Mudharabah
1,957,792,066

2. Deposito Mudharabah
3,818,239,029

b. Investasi tidak terikat dari bank
-

1. Tabungan Mudharabah
30,684,049

2. Deposito Mudharabah
133,522,000

3. Surat Berharga Pasar Uang
-

c. Surat Berharga yang diterbitkan
200,000,000
14 EKUITAS
-

a. Modal Disetor
358,372,565

b. Tambahan Modal Disetor
-

c. Saldo Laba
274,216,221

TOTAL KEWAJIBAN, INVESTASI TIDAK TERIKAT DAN EKUITAS
8,272,965,280





Sumber : http://www.syariahmandiri.co.id/laporankeuangan/neraca/desember_2005.php

Kamis, 25 Maret 2010

Mekanisme Kliring

  • PENGERTIAN KLIRING
Yang dimaksud dengan Kliring dan SKNBI adalah sebagai berikut :
  1. Kliring adalah pertukaran warkat atau Data Keuangan Elektronik (DKE) antar
    peserta kliring baik atas nama peserta maupun atas nama nasabah peserta yang
    perhitungannya diselesaikan pada waktu tertentu.
  2. SKNBI adalah sistem kliring Bank Indonesia yang meliputi kliring debet dan kliring
    kredit yang penyelesaian akhirnya dilakukan secara nasional.
  • TUJUAN DAN MANFAAT
Tujuan diterapkannya SKNBI pada penyelenggaraan kliring di Indonesia adalah
untuk meningkatkan efisiensi sistem pembayaran ritel serta memenuhi prinsip-prinsip
manajemen risiko dalam penyelenggaraan kliring.

Adapun Manfaat yang diperoleh dengan diterapkannya SKNBI adalah sebagai berikut:

1. Bagi Bank Indonesia:

a. Efisiensi Waktu dan Biaya
b. Tersedianya jangkauan transfer antar bank melalui kliring yang lebih luas dengan diakomodirnya kliring antar wilayah untuk transfer kredit
c. Memenuhi prinsip-prinsip manajemen risiko dalam penyelenggaraan kliring
yang bersifat multilateral netting sesuai dengan Core Principles yang
dikeluarkan oleh Bank for International Settlement (BIS)

2. Bagi Bank

a. Efisiensi biaya operasional bank dalam pencetakan dan proses administrasi
warkat kredit
b. Semakin luasnya jangkauan layanan bank kepada nasabah
  • KARAKTERISTIK
P e n y e l e n g g a r a
SKNBI diselenggarakan oleh :
a. Penyelenggara Kliring Nasional (PKN), yaitu unit kerja di Kantor Pusat Bank
Indonesia yang bertugas mengelola dan menyelenggarakan SKNBI secara
nasional; dan
b. Penyelenggara Kliring Lokal (PKL), yaitu unit kerja di Bank Indonesia dan Bank
yang memperoleh persetujuan Bank Indonesia untuk mengelola dan
menyelenggarakan SKNBI di suatu wilayah kliring tertentu.

Peserta
Setiap Bank dapat menjadi peserta dalam penyelenggaraan SKNBI di suatu wilayah
kliring, dengan persyaratan sebagai berikut :
1. Telah memperoleh izin usaha atau izin pembukaan kantor dari Bank Indonesia.
2. Lokasi kantor Bank memungkinkan kantor Bank tersebut untuk mengikuti
penyelenggaraan SKNBI di lokasi PKL secara tertib sesuai jadwal yang ditetapkan.
3. Bank telah menandatangani perjanjian penggunaan SKNBI antara Bank Indonesia
dan Bank sebagai peserta.
4. Kantor Bank yang akan menjadi peserta menyediakan perangkat kliring, antara
lain meliputi perangkat TPK dan jaringan komunikasi data baik main maupun
backup.

Penyelenggaraan
Penyelenggaraan SKNBI terdiri dari 2 (dua) sub sistem, yaitu :

1. Kliring Debet

a. Meliputi kegiatan kliring penyerahan dan kliring pengembalian, digunakan
untuk transfer debet antar Bank yang disertai dengan penyampaian fisik
warkat debet (cek, bilyet giro, nota debet dan lain-lain).
b. Penyelenggaan kliring debet dilakukan secara lokal di setiap wilayah kliring
oleh PKL.
c. PKL akan melakukan perhitungan kliring debet berdasarkan DKE debet yang
dikirim oleh peserta.
d. Hasil perhitungan kliring debet secara lokal tersebut selanjutnya dikirim ke
Sistem Sentral Kliring (SSK) untuk diperhitungkan secara nasional oleh PKN.

Secara umum mekanisme kliring debet adalah sebagai berikut :
1. Sebelum kegiatan kliring debet dimulai, Bank wajib menyediakan prefund.
2. Peserta membuat DKE debet berdasarkan warkat debet yang akan dikliringkan.
3. Mengirimkan DKE debet dan warkat debet ke PKL. Pengiriman DKE debet dapat
dilakukan secara online maupun offline tergantung dengan jenis TPK yang
digunakan oleh peserta.
4. Selanjutnya PKL akan melakukan penggabungan dan perekaman atas DKE debet
yang telah lolos validasi. Sementara untuk warkat debet akan dipilah berdasarkan bank tertuju :
a. secara otomasi dengan menggunakan mesin reader sorter berteknologi
image, bagi PKL yang telah menerapkan sistem pilah warkat otomasi.
b. secara manual oleh masing-masing peserta di lokasi PKL, bagi PKL yang belum
menerapkan sistem pilah warkat otomasi.
5. Atas dasar DKE debet yang diterima, PKL akan melakukan perhitungan kliring
debet.
6. PKL mengirimkan hasil perhitungan kliring debet lokal ke SSK.
7. Mencetak laporan hasil kliring debet untuk selajutnya didistribusikan kepada
seluruh peserta bersamaan dengan warkat debet.
8. Setelah hasil perhitungan kliring debet lokal dari seluruh penyelenggara kliring di
terima oleh SSK, akan dilakukan perhitungkan kliring debet secara nasional.
9. Selanjutnya SSK melakukan simulasi FtS.
10. Apabila hasil perhitungan kliring debet nasional,
a. Bank ”menang kliring (posisi kredit)”, seluruh cash prefund yang telah
disediakan dikredit kembali ke rekening giro Bank bersamaan dengan
pengkreditan hasil kliring yang bersangkutan.
b. Bank ”kalah kliring (posisi debet)”, sistem secara otomatis akan melakukan
penyelesaian atas kewajiban Bank tersebut dengan urutan sebagai berikut :
=> Pertama-tama sistem akan menggunakan cash prefund yang telah
disediakan Bank;
=> Apabila kewajiban Bank masih lebih besar dari cash prefund, maka
kekurangannya akan dipenuhi dari dana yang tersedia pada rekening giro
Bank;
=> Apabila kewajiban Bank masih lebih besar dari cash prefund’ dan saldo
pada rekening giro, maka atas kekurangan saldo rekening giro Bank
tersebut sistem akan menggunakan Fasilitas Likuiditas Intrahari Kliring
(FLI-Kliring) atau Fasilitas Likuiditas Intrahari Syariah Kliring (FLIS-Kliring)
berdasarkan collateral prefund yang disediakan oleh Bank.
=> Apabila kekurangan saldo rekening giro Bank masih belum dapat ditutup dengan FLI-Kliring/FLIS-Kliring, maka kekurangan tersebut ditutup dengan
surat berharga Bank yang ada pada rekening FLI-RTGS/FLIS-RTGS.
=> Pelunasan FLI-Kliring/FLIS-Kliring dan FLI-RTGS/FLIS-RTGS harus dilakukan
sebelum tutup Sistem BI-RTGS.
=> Apabila sampai dengan akhir hari FLI-Kliring/FLIS-Kliring belum dapat
dilunasi maka akan menjadi Fasilitas Pendanaan Jangka Panjang (FPJP)
atau Fasilitas Pendanaan Jangka Panjang Syariah (FPJPS). Pelunasan FLI-Kliring/FLIS-Kliring dan FLI-RTGS/FLIS-RTGS harus dilakukan
sebelum tutup Sistem BI-RTGS.
11. Setelah proses kliring debet selesai, peserta dapat memperoleh DKE inward
dengan cara men-download dari SSK atau dari KPK melalui media rekam data
elektronis (disket, flashdisk, atau CD).

2. Kliring Kredit

a. Digunakan untuk transfer kredit antar bank tanpa disertai penyampaian fisik
warkat (paperless).
b. Penyelenggaraan kliring kredit dilakukan secara nasional oleh PKN.
c. Perhitungan kliring kredit dilakukan oleh PKN atas dasar DKE kredit yang
dikirim peserta.

KOMPONEN UTAMA

SKNBI terdiri dari 3 (tiga) komponen utama sebagai berikut :
1. Sistem Sentral Kliring (SSK) merupakan komponen perangkat keras dan
perangkat lunak yang digunakan oleh PKN.
2. Komputer Penyelenggara Kliring (KPK) merupakan komponen perangkat keras
dan perangkat lunak yang digunakan oleh PKL.
3. Terminal Peserta Kliring (TPK) merupakan komponen perangkat keras dan
perangkat lunak yang digunakan oleh peserta.

JADWAL KLIRING
Dalam rangka memberikan keleluasaan kepada pelaku ekonomi di seluruh Indonesia
yang terdiri dari 3 (tiga) zona waktu.
Untuk dapat melakukan transfer kredit dengan lancar, maka kliring kredit dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus kliring. Pengiriman DKE kredit pada siklus pertama muliai pukul 08.15 s.d. 11.30 WIB sedangkan pengiriman DKE kredit pada siklus kedua dilakukan mulai pukul 12.45 WIB s.d. 15.30 WIB.
Untuk kliring debet pengiriman DKE debet ditetapkan oleh masing-masing PKL
dengan batas maksimal pengiriman hasil perhitungan kliring lokal ke SSK pada pukul
15.30 WIB.



Sumber: Google

Kamis, 18 Februari 2010

Ikan
19 February - 20 Maret



Karakter Pisces
Tradisional


Imaginatif dan sensitif
Baik
Tidak egois
Intuitif dan simpatik

Di sisi lain...

Idealistik
Suka rahasia
Mudah diatur

MASALAH YANG MUNGKIN MUNCUL dan SOLUSINYA

Seperti layaknya bintang-bintang yang lain, kita semua memiliki karakter yang unik. Ketika karakter ini muncul, tanpa disadari, biasanya dibarengi dengan masalah. Namun, dengan astrologi kita dapat mempelajari masalah yang mungkin muncul dan mencari solusi yang sesuai berdasarkan karakteristik bintang kita. Sebagai seorang Pisces kamu mungkin sering menemukan hal-hal dibawah ini. Coba gunakan solusi yang ditawarkan, biasanya kamu akan terkejut dengan hasil yang ada.

PROBLEM: Kamu sering merasa dirimu berada di luar batas.
Solution: Coba untuk me-orientasikan ulang pemikiran dan posisikan dirimu dalam batas yang wajar. Bertindak dalam batas kewajaran jauh lebih baik dibandingkan tidak.

PROBLEM: Sepertinya tidak pernah memiliki cukup uang.
SOLUTION: Kamu memang sering bertindak meleebihi apa yang kamu miliki dan cenderung menghabiskan apa yang tidak kamu butuhkan dan miliki. Lepaskan beberapa kesenangan dan buat batasan dalam hal keuangan.

PROBLEM: Sering merasa kesepian.
SOLUTION: Kamu harus keluar dari diri sendiri dan terbuka terhadap orang lain, kamu memiliki kekuatan untuk menginspirasikan orang lain.



PISCES ( 20 Feb ~ 20 Mar )

Kalau kamu bintangnya bergambar ikan ini, cenderung diam, pemalu, ngga’ banyak bicara, namun kamu menilai setiap hal yang kamu lihat dan menyimpannya dalam hati. Ntar, kalo’ ada apa-apa, Bisa meledak seperti bom waktu. Serem ya. So, jangan coba-coba buat seorang pisces sakit hati. Dia ngga’ nyubit kok, diam aja dan menerima. Jika sudah menumpuk, baru dech keluar taringnya, ….. ngamuk berat !!
Seorang pisces pasti ngga’ suka jika dirinya buat bahan perbandingan. Jika dia mengerjakan sesuatu, ngga’ perlu dinilai bagus atau jelek. Kamu yang berbintang ini fine-fine aja kok. Karena semua tugas kamu selesaikan dengan teliti, diam dan tuntas. Kamu juga ogah ngegosip, apalagi kalo’ piscesnya cowo’, cenderung diam, ngga’ banyak omong. Kamu lebih suka memakai logika dan realita, daripada menduga-duga hal yang ngga’ pasti. Asyik diajak kemana aja, mau susah atau senang, santai aja. Pisces ngga’ suka menuntut fasilitas atau kebendaan, dia suka menerima tantangan apa aja dan kalem banget. Diam memang salah satu karakter kuat dalam pisces. Biarpun stres menghadapi cobaan, dia ngga’ akan menunjukkan pada orang lain. Dia akan mencoba menyelesaikannya sendiri dan pantang menyerah. Cocoknya pisces dekat dengan orang-orang yang suka musik, seni dan sastra.
Seorang pisces juga lebih mementingkan inner beauty atau kesamaan berpikir daripada fisik. Jadi kamu cocok dengan cewe’ atau cowo’ yang ngga’ banyak gaya tapi smart. Kamu punya indera penciuman tajam, buat urusan hati. Jadi ngga’ perlu panik, kamu masih punya waktu buat mencari your true love kok. Jangan khawatir memulai hal-hal baru, ngga’ semua orang punya sisi negatif lho.



WANITA PISCES
Ia suka berada dalam dunia mimpi daripada dalam dunia nyata. Ia lemah dan sensitif untuk urusan "cinta". Ia dapat menangis jika sahabat baiknya putus, dan ia dapat merasa sangat bahagia jika teman baiknya mendapat pacar baru yang ganteng, dan kaya, walaupun hal itu sama sekali tidak berhubungan dengan dia.

Kamu mungkin terkejut karena tahu bahwa dia menjadi pemalu ketika sedang jatuh cinta. Lebih kurangnya itulah wanita Pisces. Ia menyukai hewan-hewan kecil dan berbakat melatih hewan. Ia memiliki indra keenam dan ia dapat menebak apa yang akan terjadi kemudian, hal itu adalah sifat alaminya. Walaupun ia memiliki indra keenam yang bagus, ia tidak dapat memilih atau meramalkan kekasih pilihannya.

Ia tidak dapat membedakan antara seorang pria yang tulus dan seorang pria yang hanya ingin datang dan pergi.

Ia suka membeli dan memilih pakaiannya. Ia suka berdandan manis dan tampak manis. Wanita Pisces cenderung cantik dan memiliki kulit yang bagus. Tangan dan kakinya kecil dan lembut. Wanita Pisces suka berbelanja sepatu layaknya mengkoleksi mereka.

Ia adalah tipe wanita yang tidak terlalu rumit dan sederhana, maka, demikianlah juga untuk hidup bersama dirinya. Ia adalah wanita yang penuh percaya diri dan suka membuat siapapun yang ada disekitarnya merasa bahagia. Ia tahu bagaimana cara menyenangkan dan menghibur orang lain.

Jika sesuatu berjalan tidak benar, ia akan berusaha untuk membuat orang lain percaya bahwa hal itu semua terjadi karena orang lain, bukan karena orang yang dicintainya. Ia tidak akan mendorong pria-nya menjadi ambisius, tetapi lebih cenderung akan membuatnya merasa bahagia dengan apa yang ia miliki sekarang.

Wanita Pisces, jika memiliki masa kecil yang buruk, akan selalu mengingatnya, dan hal itu akan membuat dirinya menjadi wanita yang sangat tidak berbahagia. Ia akan selalu mengasihani dirinya dan merasa kasihan dengan dirinya sendiri. Ia cenderung akan menyakiti diri sendiri tanpa menyadarinya dan menjadi sangat mudah terseret dalam dunia obat-obatan (baik narkoba maupun pil penenang).

Ia memiliki banyak sekali pilihan dan anda tidak dapat pernah meramalkan jalan mana yang akan ia tempuh. Jika anda mencintainya, maka peluk dia erat-erat, karena dia tidak akan pernah tahu apa, bagaimana, dan mengapa ia akan melakukan sesuatu.

Ia memiliki karakter yang kompleks. Anda akan berpikir, bahwa ia adalah orang yang lugu dan pemalu, yang tidak akan dapat menyakiti siapapun, dan ternyata anda salah. Anda kemudian berpikir bahwa ia adalah orang lemah yang membutuhkan perlindungan, salah lagi. Ia telah banyak makan asam garam kehidupan.

Ia adalah seorang pemimpi, dan menyukai kata-kata "cinta", jadi ia adalah tipe orang yang akan memberi hadiah bagi siapapun di acara apapun, terutama jika hadiah ini dikhususkan untuk acara pernikahan atau ulang tahun pernikahan, bahkan untuk seseorang yang belum tentu ia kenal dengan baik.

Berhati-hatilah jika anda jatuh cinta pada wanita Pisces. Ia dapat menjadi orang yang benar-benar berbeda sebelum dan setelah anda berpacaran dengannya. Ia dapat nampak bagaikan malaikat sebelumnya, dan ketika telah berpacaran, ia dapat nampak bagaikan nenek sihir, tetapi memang tidak ada yang sempurna, bukan? Ia akan menjadi orang yang lembut dan baik, maka anda tidak perlu kuatir.

Ia adalah orang yang emosional dan sangat sensitif ketika ia sering disakiti. Ia adalah tipe orang yang akan menangis tersedu-sedu untuk melegakan perasaan hatinya. Ia memiliki perasaan ketakutan yang dipendam dalam hatinya, walaupun ia mengatakan ia tidak memerlukan siapapun dalam hidupnya.

Ia sangat membutuhkan seseorang untuk melindunginya, tetapi terkadang ia menyembunyikan perasaannya dengan bertingkah keras kepala. Ia suka menyembunyikan perasaan malunya, dan kelemahannya dari musuhnya. Ia tidak suka mengikuti aturan tetap. Ia akan dapat menjadi ibu rumah tangga yang baik jika anda tahu bagaimana menanganinya. Banyak pria akan memintanya menikahinya karena ia sepenuhnya wanita.

Jika ia ingin menjadi wanita yang manis, maka ia akan menjadi benar-benar bagaikan malaikat

Pengertian Perbankan

Pengertian Bank dan Fungsi Bank

Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.


Fungsi bank dibagi menjadi 2, yaitu:

1) Fungsi Utama
- penghimpun dana;
- pembiayaan;
- peningkatan faedah dari dana masyarakat;
- penanggung resiko.


2) Fungsi Tambahan
- memberikan fasilitas pengiriman uang;
- penggunaan cek;
- memberikan garansi bank.


A. Jenis Bank Berdasarkan Fungsinya

1 ) Bank Sentral

Bank sentral yang dimaksud adalah Bank Indonesia.
Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, bebas dari campur tangan pemerintah dan atau pihak lain.

2 ) Bank Umum

Menurut Peraturan Bank Indonesia No. 9/7/PBI/2007 adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Jasa bank umum bersifat umum, artinya dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Bank umum sering disebut bank komersial (commercial bank).

3 ) Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.


B. Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya

1 ) Bank Milik Pemerintah

Bank pemerintah adalah bank yang akta pendirian maupun modalnya dimiliki oleh pemerintah, sehingga seluruh keuntungan bank dimiliki oleh pemerintah. Contohnya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri. Ada juga bank milik Pemerintah daerah yang terdapat di daerah tingkat I dan tingkat II masing-masing provinsi. Contoh Bank DKI, Bank Jateng, dan sebagainya.

2 ) Bank Milik Swasta Nasional

Bank swasta nasional adalah bank yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh swasta nasional serta akta pendiriannya pun didirikan oleh swasta, begitu pula pembagian keuntungannya juga dipertunjukkan untuk swasta. Contohnya Bank Muamalat, Bank Danamon, Bank Central Asia dan lain-lain.

3 ) Bank Milik Asing

Bank merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, baik milik swasta asing atau pemerintah asing. Kepemilikannya dimiliki oleh pihak luar negeri. Contohnya ABN AMRO bank, City Bank, dan lain-lain.


C . Jenis Bank Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya

1 ) Bank Konvensional

Bank konvensional adalah bank yang dalam operasionalnya menerapkan metode bunga, karena metode bunga sudah ada terlebih dahulu, menjadi kebiasaan dan telah dipakai secara meluas dibandingkan dengan metode bagi hasil.

2 ) Bank Syariah

Bank syariah adalah bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, maksudnya adalah bank yang dalam operasinya mengikuti ketentuan-ketentuan syariah Islam, khususnya yang menyangkut tata cara bermuamalah secara Islam

Produk Perbankan

bentuk produk perbankan berupa pemberian kredit, pemberian jasa pembayaran dan peredaran uang, dan bentuk jasa perbankan lainnya. yaitu sbb:

1. Pemberian kredit dengan berbagai macam bentuk jaminan.
2. Memberikan jasa-jasa dalam lalulintas pembayaran dan peredaran uang, antara lain:
  • Lalu lintas pembayaran dalam negeri seperti transfer, inkaso.
  • Lalulintas pembayaran luar negeri seperti pembukaan L/C (Letter of Credit) yaitu surat jaminan bank untuk transaksi ekspor-impor.
3. Jasa-jasa perbankan lain, yaitu:
  • Jual-beli valuta asing.
  • Menyiapkan kotak pengaman simpanan (safe deposite box)
4. Bentuk-bentuk simpanan di Bank, antara lain:
  • Giro adalah simpanan pada bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
  • Deposito Berjangka adalah simpanan pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu.
  • Sertifikat Deposito adalah deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan.
Jadi, Bank sangat berperan penting dalam masyarakat. Memudahkan dan membantu bagi nasabah yang memerlukan pinjaman.